Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Masukan Aja

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Syawal, Awal Kebaikan Pasca-Ramadan

KATA Syawal berasal dari kata Syala yang berarti naik atau meninggi (irtafa’a). Dihubungkan dengan bulan sebelumnya, maka Syawal merupakan momentum untuk lebih meningkatkan apa yang sudah terbangun di bulan Ramadan.

Amalan-amalan selama Ramadan seperti salat lail, tilawah al qur’an, mendatangi dan memakmurkan masjid, zakat, infak, sedekah dan selayaknya lah bias bertahan dalam Syawal. Peningkatan dimaksud tentu saja harus positif. Tapi selain itu, Syawal sendiri memiliki sejumlah keutamaan.

SAAT ini kita berada di bulan Syawal 1430 H. Syawal dikenal sebagai momentum kemenangan setelah berjuang sebulan penuh pada bulan suci Ramadan. Di bulan ke-10 dalam penanggalan Islam ini ada sebagian kaum Muslimin yang tidak lagi bersemangat melaksanakan amal ibadah mereka sebagaimana yang mereka kerjakan pada bulan Ramadan.

Bahkan sebagiannya lagi justru memaknai bulan Syawal sebagai awal kebebasan melakukan kemaksiatan dan pelanggaran agama lainnya. Seolah-olah bulan Syawal adalah akhir dari pelaksanaan kebaikan-kebaikan setelah bulan sebelumnya.

Masjid-masjid yang sangat semarak, shaf-shaf yang penuh terisi pada bulan Ramadan, menjadi sepi seiring dengan berakhirnya Ramadan.

Alquran yang dapat dikhatamkan, bahkan hingga berkali-kali di bulan Ramadan menjadi bacaan yang paling jarang lagi dibaca. Dari seorang yang bersemangat menjadi qari’ Alquran tiba-tiba berubah menjadi qari’ koran saja.

Dalam tinjauan Islam, bulan Syawal adalah momentum tepat untuk mengawali kebaikan yang sesungguhnya. Jika diibaratkan, Ramadan adalah bulan latihan berbuat baik dan menahan dari berbuat tidak baik, maka Syawal adalah awal kompetisi ibadah yang sesungguhnya, yang akan dilaksanakan selama 11 bulan ke depan.

Di masa hidupnya, Rasulullah saw. tidak pernah mengatakan bahwa dengan datangnya Syawal maka umat Islam boleh meninggalkan kebaikan yang sebelumnya giat dikerjakan pada Ramadan, atau memulai segala pelanggaran dan kemaksiatan.

Bahkan telah banyak ulama yang mengingatkan umat Islam agar tidak menjadi ‘hamba Ramadan’, yaitu seseorang yang hanya bertakwa pada bulan suci tersebut, namun ketika Ramadan berlalu, ia kembali berperilaku layaknya orang-orang tidak bertaqwa.

Untuk menjaga konsistensi ibadah pasca-Ramadan, Rasulullah saw. menganjurkan agar berpuasa selama 6 hari pada bulan Syawal, seperti sabda beliau, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadan dan meneruskannya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka ia seperti telah berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim).

Rasulullah SAW bahkan pernah melakukan i’tikaf (berdiam di masjid untuk konsentrasi beribadah kepada Allah SWT) pada bulan Syawal seperti dinyatakan dalam sebuah hadits bahwa, “Beliau juga pernah meninggalkan tempat i�tikafnya pada bulan Ramadan sampai kemudian beliau beri’tikaf pada 10
hari pertama bulan Syawal.� (HR. Muslim).

Syawal bukan hanya sebagai momentum untuk mengawali pelaksanaan ibadah mahdlah saja, tetapi juga saat yang tepat untuk mengerjakan ibadah muamalah seperti pernikahan. Hal ini juga dicontohkan Nabi Muhammad saw ketika melangsungkan pernikahan dengan Aisyah RA. Salah satu istri Rasulullah saw
tersebut pernah berkata, �Rasulullah menikahi aku pada bulan Syawal dan masuk padaku pada bulan Syawal.� (HR. Muslim)

Hadis tersebut hingga kini dijadikan landasan bagi sebagian ulama seperti Imam An Nawawi yang merekomendasikan Syawal sebagai bulan yang baik untuk menikah. Sebab dengan menikah pada bulan ke-10 Hijriah, maka seseorang telah mencontoh Nabi Muhammad saw,

dan semoga pernikahan yang sesuai sunah itu menjadikan pasangan suami-istri sebagai keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Walau perlu menjadi catatan bahwa bukan berarti menikah di luar bulan Syawal tidak sunah.

Syawal pun dalam tinjauan Fiqih Islam juga dikenal sebagai salah satu ‘bulan haji’ karena prosesi ibadah rukun Islam ke-5 dapat dimulai pada bulan ini. Ibadah haji yang dapat dimulai pada bulan Syawal adalah haji tamattu� dan haji ifrat.

Kaum Muslimin pada bulan Syawal juga dianjurkan memperkuat semangat dalam berjuang menegakkan agama Allah swt. Dengan menjadikan Syawal sebagai awal memperkuat semangat perjuangan, Rasulullah saw bersama para pejuang Islam berhasil menaklukkan para pelanggar perjanjian dari kalangan Yahudi pada Perang Bani Qunaiqa’, yang telah menghinakan kehormatan seorang Muslimah, tahun 2 Hijriah.

Tiga tahun kemudian, pejuang Islam juga berjaya mengalahkan pasukan koalisi musyrikin Arab dan Yahudi dalam Perang Khandaq.

Dari pemaparan di atas, telah merupakan keniscayaan bagi seorang ‘alumni Ramadan’ untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan semangat ibadah dan ketaatan kepada-Nya pada bulan Syawal ini.

Sebab Tuhan yang kita sembah dengan sepenuh hati dan seikhlas jiwa pada bulan Ramadan lalu, adalah Allah swt, Tuhan yang berhak untuk kita sembah pada bulan Syawal ini, bahkan wajib kita sembah dan taati di setiap waktu dan desah nafas kita.

Syawal layak dijadikan sebagai bulan awal kebaikan yang sesungguhnya (hakiki) setelah kita ditempa selama bulan Ramadan. Dengan hadirnya bulan ke-10 penanggalan Hijriah ini godaan dan cobaan dalam melaksanaan kebaikan pasti akan semakin banyak dan berat.

Sebab hawa nafsu yang sesungguhnya akan senantiasa menggoda kita hingga 11 bulan ke depan. Sungguh tidak elok menghentikan amalan kebaikan pada bulan ini. Mari kita manfaatkan Syawal sebagai bulan awal kebaikan kita dalam beribadah kepada-Nya. Wallahua’lam. Link Berita

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Sebab Siksa kubur

Diriwayatkan dari Ibn Abbas r.a. : pada suatu hari ketika Rasulullah SAW tengah berjalan melintasi hiythan (pekuburan) di Madinah atau Makkah, beliau mendengar suara kesakitan dua orang yang sedang mengalami siksa kubur. Nabi Muhammad Saw. Bersabda,”dua orang ini disiksa karena melakukan dosa besar”. Nabi Muhammad Saw. Menambahkan,”benar ! (mereka disiksa karena satu dosa besar). Yang seorang tidak membersihkan dirinya dari kotoran air kencing, sementara yang lainnya karena suka memfitnah”. Nabi Muhammad Saw. Kemudian meminta sebatang ranting hijau (dari sebuah pohon kurma), mematahkannya (menjadi dua bagian) dan menyimpannya masing-masing satu patahan di atas kedua kuburan itu. Ketika sahabat-sahabatnya bertanya kenapa Nabi Muhammad Saw. Melakukan hal itu, Nabi Muhammad Saw. Menjawab, “aku berharap barangkali dapat mengurangi siksaan mereka hingga dua batang ranting itu kering”

Direnungi…

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

MOHON DIBACA!!!

MOHON DIBACA SAMPAI SELESAI …..
INI JELAS PERINGATAN YANG NYATA DAN JELAS DARI ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALAA. 5 KALI GEMPA 5 PERINGATAN. WAKTU GEMPA SAMA DENGAN PERINGATAN ALLAH DALAM AL-QUR’AN.
_____________________________________________________________
*GEMPA DI TASIK PUKUL 15:04,*GEMPA DI PADANG PUKUL 17:16 *LALU TERJADI SUSULAN PUKUL 17:58,*KEMUDIAN GEMPA DI JAMBI PUKUL 8:52

LIHAT DI ALQURAN! JAM TERJADINYA GEMPA MEWAKILI URUTAN SURAT DALAM ALQURAN DAN MENITNYA MEWAKILI AYAT DALAM SURAT.BACA ARTINYA …DAN TEMUKAN PERINGATAN DARI ALLAH!

1. DITASIK (JABAR) PUKUL 15:04
BERIKUT AL-QUR-AN SURAT 15 AYAT 4 YANG ARTINYA ” DAN KAMI TIADA MEMBINASAKAN SESUATU NEGERIPUN, MELAINKAN ADA BAGINYA KETENTUAN MASA YANG TELAH DITETAPKAN.”

2. GEMPA DI PADANG PUKUL 17:16
AL-QUR-AN SURAT 17 AYAT 16 YANG ARTINYA,”DAN JIKA KAMI HENDAK MEMBINASAKAN SUATU NEGERI, MAKA KAMI PERINTAHKAN KEPADA ORANG-ORANG YANG HIDUP MEWAH DI NEGERI ITU (SUPAYA MENTAATI ALLAH) TETAPI MEREKA MELAKUKAN KEDURHAKAAN DALAM NEGERI ITU, MAKA SUDAH SEPANTASNYA BERLAKU TERHADAPNYA PERKATAAN (KETENTUAN KAMI), KEMUDIAN KAMI HANCURKAN NEGERI ITU SEHANCUR-HANCURNYA.”

3. LALU TERJADI SUSULAN PUKUL 17:58
AL-QUR-AN SURAT 17 AYAT 58 YANG ARTINYA,”TAK ADA SUATU NEGERIPUN (YANG DURHAKA PENDUDUKNYA), MELAINKAN KAMI MEMBINASAKANNYA SEBELUM HARI KIAMAT ATAU KAMI AZAB (PENDUDUKNYA) DENGAN AZAB YANG SANGAT KERAS. YANG DEMIKIAN ITU TELAH TERTULIS DI DALAM KITAB (LAUH MAHFUZH).

4. KEMUDIAN GEMPA DI JAMBI PUKUL 8:52
AL-QUR-AN SURAT 8 AYAT 52 YANG ARTINYA, “
(KEADAAN MEREKA) SERUPA DENGAN KEADAAN FIR’AUN DAN PENGIKUT-PENGIKUTNYA SERTA ORANG-ORANG YANG SEBELUMNYA. MEREKA MENGINGKARI AYAT-AYAT ALLAH, MAKA ALLAH MENYIKSA MEREKA DISEBABKAN DOSA-DOSANYA. SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA KUAT LAGI AMAT KERAS SIKSAAN-NYA.”
____________________________________________________________
ITULAH PERINGATAN YANG SANGAT NYATA DARI ALLAH UNTUK NEGERI INI. MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA.
_____________________________________________________________
KITA TINGGAL MERENUNG DAN BERFIKIR…
_____________________________________________________________
SILAHKAN MEMBACA DOA DI BAWAH INI…
ATAU BACA DOA SEBISA ANDA…

YA ALLAH AMPUNI DOSA NEGERI INI
KAMI MENYESALI DOSA-DOSA KAMI,
DAN KAMI BERJANJI UNTUK TIDAK MENGULANGINYA LAGI…

BAGAIMANA ENGKAU BISA MEMAAFKAN KAMI, SEDANGKAN KAMI DALAM KEAADAN HINA, KAMI SEPERTI FIR’AUN DI MATAMU

YA ALLAH
KAMI BERJANJI UNTUK TIDAK MENGULANGI DOSA-DOSA KAMI LAGI…

YA ALLAH MAAFKAN DOSA-DOSA KAMI DOSA NEGERI INI,
KAMI SANGAT MENYESALI PERBUATAN KAMI…

MEREKA YANG TIDAK BERDOSA KARENA ULAH KAMI,
MEREKA YANG TERANIAYA KARENA KAMI,
MEREKA TERDZOLIMI KARENA KAMI,
MEREKA TERLUKA KARENA KAMI

YA ALLAH BIMBING KAMI KEPADA JALAN YANG LURUS, JALAN YANG ENGKAU RIDHAI.
WALAUPUN KAMI TINGGAL DI UJUNG WAKTU

YA ALLAH KAMI TAHU TANGISAN KAMI TIDAK SEBANDING DENGAN PENDERITAAN MEREKA, TAK BERARTU DENGAN DOSA KAMI

YA ALLAH KAMI TIDAK TAHU LAGI CARANYA AGAR ENGKAU MEMAAFKANKU SELAIN TAUBATAN NASUHAA DAN MENJALANKAN PERINTAHMU.

YA ALLAH BAWALAH AKU DALAM KERIDHAANMU KERIDHAAN YANG HAKIKI…

KAMI TAKUT AKAN AZABMU, KAMI TAKUT AKAN SIKSAANMU

YA ALLAH KAMI SANGAT BERSYUKUR KAMI BERAGAMA ISLAM, AGAMA YANG PALING ENGKAU RIDHAI, NAMUN KAMI MALAH MELANGGAR DAN MERUSAKNYA…

YA ALLAH PELAJARAN INI SANGAT BERHARGA BAGI KAMI

KAMI YANG BERDOSA,
KAMI YANG MENDZOLIMI,
KAMI YANG MENGINGKARI
KAMI TELAH MERUSAK NEGERI INI

YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM TERIMALAH IBADAH KAMI IBADAH KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAH SEMUA SAUDARA KAMI YANG DI INDONESIA….

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Keutamaan dan Amalan di Bulan Haji (Dzul Qa`idah)

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan haji, Dzul-Qaidah. Tanggal 01
Dzul-Qaidah1430 H bertepatan dengan 20 Oktober 2009.

Bulan ini sangat istimewa bagi yang akan menunaikan ibadah haji tahun
ini. Juga yang ingin menghadiahkan amalan ini pada kerabat dan sahabat
yang akan berangkat ke tanah suci untuk memenuhi panggilan Ilahi.

Amalan ini tidak hanya dianjurkan bagi yang akan melakukan ibadah haji
tahun ini, tetapi juga bagi kita yang tidak melakukan ibadah haji.
Khusus bagi yang belum melakukan ibadah haji diharapkan dengan amalan
ini Allah swt memberi kemampuan kepadanya untuk ibadah haji di tahun-
tahun berikutnya.

Bulan Dzul Qa`idah adalah awal bulan haji yang kemuliaannya disebutkan
oleh Allah swt di dalam kitab-Nya yang mulia.

Sayyid Ibnu Thawus meriwayatakan bahwa bulan Dzul Qa`idah adalah bulan
diijabahnya doa, khususnya bagi orang yang sedang kesulitan.

Tentang keutamaan bulan Dzul-Qaidah, Rasullullah saw bersabda:
“Barangsiapa yang melakukan shalat sunnah di dalamnya, maka taubatnya
diterima, dosa-dosanya diampuni, musuh-musuhnya ridha pada hari
Kiamat, matinya dalam keadaan beriman, agamanya tidak dicabut darinya,
kuburnya diluaskan dan diterangkan, kedua orang tuanya diridhai dan
dosa mereka diampuni oleh Allah, rizkinya diluaskan, sakrakatul
mautnya dikasihi oleh Malaikat dan ruhnya dicabut dari jasadnya dengan
mudah.”

DI ANTARA DOA DI BULAN INI
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Pengampun, ampuni dosa-dosaku
dan dosa-dosa kaum mukminin dan mukminat, tidak ada yang dapat
mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Wahai Yang Mengampuni dosa-dosa, ampuni dosaku. Wahai Yang
Memperkenankan setiap doa, perkenankan doaku. Wahai Yang Mendengar
semua seruan, dengarlah seruanku, kasihanilah daku, dan ampunilah
kejelekan-kejelekanku, wahai Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan.

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Adab dan Etika Memasuki Masjid Nabawi

Khususnya bagi yang akan menunaikan ibadah, adab dan etika ini sangat
penting diketahui.

Ziarah kepada Rasulullah saw termasuk rangkaian Adab-adab haji dan
umroh yang sangat penting, karena Rasulullah saw bersabda:

”Barangsiapa yang datang ke Mekkah untuk melakukan haji, dan ia tidak
berziarah kepadaku aku berlepas diri darinya pada hari kiamat.
Barangsiapa yang datang kepadaku untuk berziarah maka wajib baginya
mendapat syafaatku; barangsiapa yang diwajibkan baginya mendapat
syafaatku maka wajiblah baginya surga. Dan barangsiapa yang mati
karena hijrah kepada Allah `Azza wa Jalla maka pada hari kiamat ia
dikumpulkan dengan para syuhada’ badar.“

Berziarah kepada Rasulullah saw, berarti harus memasuki Masjid Nabawi.
Memasuki Masjid Nabawi berarti memasuki rumah Rasulullah saw, memasuki
rumah Rasulullah saw berari menjadi tamu Rasulullah saw yang harus
mendapat izin dari Rasulullah saw. Allah saw berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah
Nabi kecuali kamu diizinkan.”: Al-Ahzab: 53).

Agar mendapat izin dari Rasulullah saw untuk memasuki rumah Rasulullah
saw, kita harus melakukan Adab-Adabnya. Kitab Mafâtihul Jinân, kunci-
kunci surga,

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Doa Keselamatan dari Badai

Mohon doa ini disebarkan kepada kerabat dan sahabat kita, khususnya
yang berdomisili di wilayah rawan musibah badai.

Berdasarkan prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika) bahwa musin hujan tahun ini berpotensi terjadinya badai di
wilayah tertentu, hujan deras yang disertai petir dan angin kencang.
Antara lain: sepanjang pesisir barat Sumatera, bagian utara dan tengah
pesisir timur Sumatera, Jawa bagian barat, Kalimantan, dan Sulawesi,
Maluku serta Papua bagian barat, utara, dan timur. (TEMPO Interaktif).

Semoga dengan doa ini Allah swt menjaga dan menyelamatkan kita dan
saudara-saudara kita dari musibah badai. Berikut ini doanya:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan apa yang dihembuskan oleh
angin dan kebaikan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung dengan-Mu
dari keburukannya dan keburukan apa saja yang ada di dalamnya. Ya
Allah, jadikan angin itu rahmat bagi kami dan azab bagi orang-orang
yang ingkar kepada-Mu, semoga shalawat Allah senantiasa tercurahkan
kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.

Doa ini diajarkan oleh Rasulullah saw dan Ahlul baitnya s.a (Kitab Al-
Mustadrak 16: 176).

CATATAN: Doa ini sebaiknya didawamkan, dibaca secara rutin setiap
bakdah shalat fardhu. Khususnya saudara-saudara kita yang tinggal di
daerah yang rawan terkena musibah badai.

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Cara Mudah Cari Tambahan Rejeki dari Google Adsense

Assalamu’alaikum wr. Wb
Saya ingin menyumbangkan sedikit ilmu dan pengalaman, smg bermanfaat.

Bagi Bapak/Ibu dan Teman2 yang ingin mencari tambahan rejeki dari Google AdSense, khusus bagi yang pemula, pilih saja langkah yang mudah dan gratis, yaitu :
• Buat email di gmail (Google)
• Buat blog di blogspot
• Buat Account di Google AdSense
• Sebagai pemula biasanya hanya dikasih oleh Google 2 produk AdSense: AdSense for Search, dan AdSense for Feeds.
• Buat dan pasang AdSense for Search
• Buat dan pasang AdSense for Feeds
• Selesai

Adapun cara buat Account di Google AdSense, buat dan pasang AdSense for Search, Buat dan pasang AdSense for Feeds, dilengkapi petunjuk gambar, klik:
http://feeds.feedburner.com/Tokoku99com

Langkah-langkah Selanjutnya
Setelah langkah2 di atas berhasil, maka tinggallah bagaimana caranya blog atau website Anda dikenal dan dikunjungi oleh banyak orang? Caranya mudah, ikuti langkah-langkah berikut ini:
• Menulislah artikel2 yang menarik lalu posting di blog atau website Anda. Jika belum biasa menulis bisa copy-paste dari website dan blog teman2 Anda, tapi jangan lupa ngasih sumbernya.
• Semoga langkah ini dapat mendorong Anda untuk menjadi penulis, atau penerjemah artikel2 asing yang menarik.
• Lalu promosikan blog Anda di website2 iklan, banyak yang gratis, dan group2 iklan di Google dan Yahoo.
• Memang sebaiknya Anda punya market yang spesifik, tapi andaipun tidak, juga tidak apa2 karena kita juga tidak bisa menebak keinginan orang secara pasti.
• Selamat mencoba, semoga sukses!

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Perbanyak syukur, hindari mengeluh

Perbanyak kalimat syukur, hindari mengeluh. Karena ketika manusia mengeluh sebenarnya ia telah melepaskan energi dan getaran gelombang negatif ke alam semesta, yang kemudian ia mengembalikan energi negatif tersebut pada kehidupan kita. Demikian juga sebaliknya.

Inilah dampak peristiwa alam yg terjadi belakangan ini. Karena itu, perhatikan benar-benar kata demi kata yang kita diucapkan dan yang kita digetarkan dalam hati.
.

Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” QS. Ihrahim: 7)

Rasulullah saw bersabda:
“Pergunakan nikmat Allah dengan cara yang baik. Jangan kalian cintai dan jangan jadikan ia berpaling dari kalian. Sesungguhnya ketika nikmat itu berpaling dari suatu bangsa ia mendatangi bangsa yang lain.” (Kanzul Fawâid 2: 162)

Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata:
Sikapi nikmat Allah dengan cara yang baik sebelum ia pergi darimu. Sesungguhnya nikmat yang pergi itu engkau akan menyaksikannya pada orang yang menyikapinya dengan baik.” (Asy-Syarâi’ 2: 464)

Imam Al-Hadi (sa) berkata:
Sikapi nikmat Allah dengan cara yang baik, dan datangkan tambahannya dengan mensyukurinya. Sesungguhnya jiwa menerima lebih dari apa yang kamu berikan, dan menahan lebih dari apa yang kamu tahan.” (A’lâmuddin: 312)

Posted by: imamnuryaman | January 25, 2010

Rahasia Ismul A’zham untuk Mencapai Hajat

Dalam kitabnya ‘Al-Kalim Ath-Thayyib’ Sayyid Alikhan Asy-Syirazi (ra)
mengatakan: Ismul A’zham, nama Allah yang paling agung, adalah nama
Allah yang dimulai dengan lafazh “Allah” dan diakhiri dengan kata
“Huwa”, dan pada huruf-hurufnya tidak ada huruf manqûth (yang
bertitik), tidak berubah bacaannya, baik yang bisa dii’rab maupun yang
tidak bisa dii’rab. Ismul A’zham terdapat di dalam Al-Qur’an, dalam
lima ayat dan lima surat. Yaitu dalam surat Al-Baqarah, Ali-Imran, An-
Nisa’, Thaha, dan At-Taghabun.

Syeikh Al-Maghrabi mengatakan: Barangsiapa yang menjadikan wirid lima
ayat tersebut, dan mengulang-ulang setiap hari sebanyak sebelas kali,
Allah akan segera memberi kemudahan baginya dalam segala urusannya,
urusan dunia dan akhirat.

Keterangan detailnya berikut teks arab dan bacaan teks latin 5 ayat
dan surat tersebut, k

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.